Tren Skincare 'Glass Skin' vs 'Cloud Skin': Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Remaja?

Table of Contents

CekTrend.my.id - Dunia perawatan kulit atau skincare terus berkembang dengan cepat. Setelah fenomena 'Glass Skin' yang membuat semua orang ingin memiliki kulit mulus, bening, dan berkilau seperti kaca, kini muncul tren baru yang tak kalah menarik: 'Cloud Skin'. Kedua tren ini menawarkan hasil yang berbeda, tetapi sama-sama menjanjikan kulit yang sehat dan indah. Pertanyaannya, mana yang lebih sesuai untuk kulit remaja?

Mari kita bedah perbedaan keduanya, agar Anda bisa memilih yang terbaik untuk kebutuhan kulit Anda.

Apa Itu 'Glass Skin'?

'Glass Skin' adalah tren kecantikan asal Korea Selatan yang berfokus pada hasil akhir kulit yang sangat halus, lembap, dan transparan, layaknya permukaan kaca. Untuk mencapai tampilan ini, kuncinya adalah hidrasi intensif dan rutin eksfoliasi yang teratur.

Rutinitas skincare untuk 'Glass Skin' biasanya melibatkan beberapa langkah, mulai dari double cleansing, penggunaan toner, esens, serum, pelembap, hingga masker. Bahan-bahan yang sering digunakan adalah yang kaya akan hidrasi, seperti hyaluronic acid, glycerin, dan niacinamide, yang membantu menciptakan efek kulit yang 'terisi' dari dalam.

Apa Itu 'Cloud Skin'?

'Cloud Skin' adalah tren yang berasal dari beauty influencer di media sosial. Berbeda dengan 'Glass Skin' yang berkilau, 'Cloud Skin' mengedepankan tampilan kulit yang lembut, halus, dan matte namun tetap sehat. Inspirasi dari tren ini adalah awan yang terlihat lembut dan tanpa pori-pori.

Untuk mencapai tampilan 'Cloud Skin', fokusnya adalah pada penggunaan produk yang dapat menyamarkan pori-pori, mengurangi minyak berlebih, dan memberikan hasil akhir yang halus seperti beludru. Produk seperti primer yang mengisi pori-pori, bedak tabur, dan pelembap yang ringan menjadi andalan utama. Tujuannya bukan untuk menghilangkan kilau sama sekali, melainkan mengontrolnya agar tidak terlihat berminyak.

'Glass Skin' vs 'Cloud Skin': Mana yang Lebih Cocok untuk Remaja?

Untuk kulit remaja yang cenderung lebih aktif memproduksi minyak dan seringkali mengalami masalah jerawat, pemilihan tren skincare harus dilakukan dengan hati-hati.

'Glass Skin' untuk Remaja: Tren ini membutuhkan rutinitas yang cukup panjang dan penggunaan banyak produk. Jika dilakukan dengan benar, hidrasi yang intensif dapat membantu menyeimbangkan produksi minyak, yang seringkali menjadi penyebab jerawat. Namun, jika tidak dilakukan dengan benar, penggunaan produk yang terlalu banyak justru bisa menyumbat pori-pori.

Kelebihan 'Glass Skin' adalah fokusnya pada hidrasi yang sangat baik untuk kesehatan kulit jangka panjang. Kekurangan 'Glass Skin' adalah rutinitas yang kompleks dan potensi penggunaan produk yang terlalu banyak untuk kulit remaja yang sensitif.

'Cloud Skin' untuk Remaja: Tren ini mungkin terlihat lebih menarik bagi remaja karena hasilnya yang matte dan mampu menyamarkan pori-pori, sangat cocok untuk mengatasi kulit berminyak. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan produk yang terlalu berfokus pada hasil matte bisa membuat kulit menjadi kering jika tidak diimbangi dengan hidrasi yang tepat.

Kelebihan 'Cloud Skin' adalah hasilnya yang cocok untuk kulit berminyak dan rutinitas yang lebih sederhana. Kekurangan 'Cloud Skin' adalah risiko kulit menjadi kering jika hidrasi tidak diperhatikan.

Kesimpulan

Jadi, mana yang lebih cocok? Jawabannya tergantung pada kondisi dan preferensi kulit Anda.

  • Jika Anda memiliki kulit yang cenderung kering atau normal dan ingin fokus pada kesehatan kulit jangka panjang, 'Glass Skin' bisa menjadi pilihan. Pastikan untuk memilih produk yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori.

  • Jika Anda memiliki kulit berminyak dan ingin tampilan yang lebih flawless dan bebas kilap, 'Cloud Skin' bisa dicoba. Namun, pastikan untuk tetap menjaga hidrasi kulit agar tidak kering.

Apapun tren yang Anda pilih, jangan lupakan langkah dasar skincare yang paling penting: membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan tabir surya. Untuk tips dan trik skincare lainnya, jangan lupa kunjungi blog CekTrend.my.id.

Posting Komentar